MAGETAN -Di tengah situasi konflik di kawasan Timur Tengah yang masih menjadi perhatian dunia, persiapan pemberangkatan calon jemaah haji di Magetan dipastikan tetap berjalan lancar. Ratusan jemaah bahkan telah menyatakan kesiapan untuk berangkat sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Sebanyak 538 calon jemaah haji asal Kabupaten Magetan dijadwalkan berangkat pada 26 April 2026 mendatang. Hingga saat ini, persiapan telah mencapai sekitar 90 persen.
Berbagai tahapan penting telah dilalui oleh para jemaah, mulai dari pemeriksaan kesehatan, vaksinasi, hingga sosialisasi teknis pemberangkatan. Saat ini, proses yang masih berlangsung adalah pembagian kartu identitas (ID card) kepada para jemaah.
Selain itu, pengumpulan koper dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 23 April 2026. Tahapan ini menjadi bagian akhir sebelum para jemaah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Ratusan jemaah tersebut nantinya akan terbagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter), yakni kloter 20 sebanyak 158 jemaah, kloter 21 sebanyak 376 jemaah, serta kloter 22 dan 37 yang masing-masing berisi dua jemaah.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Magetan, Ida Dwi Martini, menyampaikan bahwa seluruh proses pemberangkatan telah dipersiapkan secara matang, mulai dari aspek keamanan, kenyamanan, hingga kepulangan jemaah ke tanah air.
Meski dihadapkan pada dinamika situasi global, para calon jemaah diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang beredar. Mereka diminta fokus mempersiapkan diri, baik secara fisik maupun mental.
Dengan persiapan yang hampir rampung, diharapkan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan khusyuk, lancar, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat.

