NGAWI – Sebanyak 200 pengemudi becak di Kabupaten Ngawi menerima bantuan becak listrik. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di Pendopo Wedya Graha sebagai upaya membantu meningkatkan kesejahteraan para pengemudi becak.

Program bantuan ini disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Direktur Kelembagaan dan Kerja Sama yayasan tersebut, Nuryana, menjelaskan bahwa program pembagian becak listrik bersumber dari dana pribadi Prabowo Subianto, bukan dari anggaran pemerintah.

Menurutnya, hingga Maret 2026 Yayasan GSN telah menyalurkan lebih dari 11 ribu unit becak listrik di berbagai daerah di Indonesia. Sementara pada periode 2026 hingga 2027, yayasan menargetkan sekitar 70 ribu unit becak listrik tambahan akan didistribusikan kepada para pengemudi becak di seluruh Indonesia.

Selain memudahkan pekerjaan para pengemudi, becak listrik juga dinilai lebih ramah lingkungan dan efisien. Kendaraan tersebut diproduksi oleh PT Pindad dengan kemampuan jarak tempuh sekitar 35 kilometer dalam sekali pengisian penuh, tergantung kondisi jalan dan beban penumpang.

Sementara itu, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, becak listrik akan sangat membantu para pengemudi becak di Ngawi yang mayoritas sudah berusia lanjut. Bahkan dalam penyerahan kali ini terdapat penerima bantuan yang berusia hingga 93 tahun.

Pemerintah Kabupaten Ngawi juga berkomitmen mendukung operasional becak listrik dengan menyiapkan sejumlah titik pengisian daya baterai secara gratis. Pemerintah daerah juga mengimbau agar bantuan tersebut dimanfaatkan dengan baik dan tidak diperjualbelikan oleh penerima.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *