NGAWI – Perum BULOG Cabang Madiun memberikan edukasi ketahanan pangan kepada pelajar dengan mengajak mereka melihat langsung kondisi stok beras di gudang. Dalam kegiatan ini, siswa juga didorong menjadi informan jika menemukan harga gabah di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP).
Kegiatan edukasi tersebut dilaksanakan di Gudang BULOG Geneng, Ngawi, dengan melibatkan sejumlah siswa tingkat SMK. Para pelajar dikenalkan pada peran BULOG dalam menjaga ketahanan pangan nasional, mulai dari proses penyerapan gabah petani hingga penyimpanan beras sebagai cadangan pangan di gudang.
Pimpinan Perum BULOG Cabang Madiun, Agus Sarianto, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari literasi pangan bagi generasi muda agar lebih memahami sistem ketahanan pangan secara langsung.
“Kami ingin siswa mengetahui langsung kondisi stok pangan di gudang yang saat ini aman, sekaligus memahami bagaimana BULOG menyerap gabah dari petani hingga menjadi cadangan beras,” ujarnya.
Selain itu, para siswa juga diajak berperan aktif dengan menjadi informan bagi BULOG. Jika menemukan harga gabah di bawah HPP sebesar Rp6.500 per kilogram, mereka dapat melaporkan kepada pihak BULOG. Bahkan, BULOG juga memberikan tambahan subsidi ongkos angkut sebesar Rp200 per kilogram untuk mendukung penyerapan gabah petani.
Menurut Agus, Kabupaten Ngawi sebagai salah satu daerah dengan produktivitas padi tinggi memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan, tidak hanya untuk wilayah sendiri tetapi juga daerah lain.
Ia berharap melalui program eduwisata ini, kesadaran generasi muda terhadap pentingnya ketahanan pangan semakin meningkat. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan keyakinan bahwa Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri.










