KOTA MADIUN – Program angkutan motor gratis (Motis) pada Lebaran 2026 diserbu pemudik di Madiun. Layanan ini menjadi pilihan karena dinilai lebih aman, nyaman, dan praktis dibandingkan harus berkendara motor jarak jauh di tengah padatnya arus mudik.

Program Motis kembali dihadirkan dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat, khususnya pengguna sepeda motor. Banyak pemudik memanfaatkan layanan ini untuk mengangkut kendaraan mereka menggunakan kereta api, sementara pemiliknya ikut sebagai penumpang kereta kelas ekonomi.

Selain memberikan kenyamanan, program ini juga dinilai mampu mengurangi kelelahan selama perjalanan mudik. Pemudik tidak perlu menempuh perjalanan panjang di jalur darat yang padat dan berisiko.

Program Motis bertujuan untuk menekan kepadatan lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan selama arus mudik dan balik Lebaran. Di wilayah Daop 7 Madiun, layanan ini melayani rute lintas selatan relasi Madiun–Kampung Bandan pulang-pergi.

Untuk periode Lebaran 2026, layanan Motis dibuka pada arus mudik 13–19 Maret dan arus balik 24–30 Maret.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan kemudahan persyaratan menjadi salah satu daya tarik utama program ini. Masyarakat cukup melengkapi dokumen kendaraan serta identitas diri untuk dapat mengikuti layanan Motis.

Program ini diharapkan terus menjadi solusi transportasi yang aman dan efisien bagi masyarakat saat momentum mudik Lebaran.

Share