Magetan — Kebakaran terjadi di sebuah kandang kambing milik warga di Desa Klagen Gambiran, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Senin pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun tujuh ekor kambing dilaporkan mati terbakar dengan kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Api mulai melalap kandang milik Hariyanto sekitar pukul 07.30 WIB. Saat kejadian, kondisi kandang dalam keadaan kosong tanpa aktivitas pemilik di dalamnya.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu dari diang atau perapian yang sebelumnya digunakan untuk menghangatkan kandang. Api yang dikira telah padam ternyata masih menyisakan bara dan kembali menyala hingga membesar.
Pemilik kandang mengaku sempat menyalakan diang sekitar pukul 06.00 pagi sebelum meninggalkan lokasi. Namun saat kembali, kobaran api sudah membesar dan tidak dapat dikendalikan.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api secara swadaya menggunakan peralatan seadanya. Namun karena material kandang yang mudah terbakar, api dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan.
Salah satu warga, Agus, menyebut api cepat membesar sehingga sulit dipadamkan.
Akibat kejadian ini, tujuh ekor kambing milik korban tidak berhasil diselamatkan dan ditemukan dalam kondisi hangus. Selain kehilangan ternak, korban juga mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar 25 juta rupiah.
Petugas yang datang ke lokasi segera melakukan pemadaman dan memastikan api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan api, khususnya di area kandang maupun lingkungan sekitar, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.










