Kabupaten Madiun – Usai menerima vaksin meningitis dan influenza, jemaah calon haji asal Kabupaten Madiun kini menjalani vaksinasi polio. Vaksin ini menjadi tahap akhir dalam rangkaian imunisasi sebelum keberangkatan haji yang dijadwalkan pada 27 April 2026.
Sebanyak 454 jemaah calon haji mulai menerima vaksinasi polio sebagai bagian dari persiapan ibadah. Vaksinasi ini merupakan tahap ketiga, setelah sebelumnya jemaah telah mendapatkan vaksin meningitis dan influenza. Pelaksanaan vaksinasi salah satunya digelar di Puskesmas Kaibon, Kecamatan Geger, Kamis pagi, dengan 24 jemaah mengikuti prosedur setelah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan melalui pemeriksaan awal.
Wahid Hasyim, salah satu jemaah, menyatakan, “Proses vaksinasi berjalan lancar, kami merasa lebih tenang dan siap menghadapi ibadah haji.”
Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun telah menerima alokasi 173 vial vaksin polio dari pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan 454 jemaah. Setiap vial digunakan untuk lima orang, dan vaksinasi ditargetkan rampung pada 10 April 2026. Hingga 2 April 2026, realisasi vaksinasi polio telah mencapai sekitar 195 jemaah dari total sasaran. Vaksinasi ini dinilai penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar jemaah tetap fit selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Agung Dodik Pujianto, Kabid P2P Dinkes Kabupaten Madiun, menambahkan, “Vaksinasi polio menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesehatan jemaah agar ibadah haji berjalan lancar dan aman.”
Selain itu, jemaah dijadwalkan berangkat dalam kloter 24 dan 25 pada 27 April 2026. Menjelang keberangkatan, jemaah diimbau menjaga kondisi fisik dengan mengonsumsi makanan bergizi serta cukup cairan, penting untuk mencegah dehidrasi selama menjalankan rangkaian ibadah haji.










