17 Korban Mendapat Perawatan Intensif Usai Kecelakaan Di Tol Ngawi–Kertosono
NGAWI – Sebanyak 17 penumpang, termasuk sopir bus Mira, harus mendapatkan perawatan intensif akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di ruas Tol Ngawi–Kertosono, Sabtu dini hari. Seluruh korban mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke sejumlah rumah sakit di wilayah Ngawi dan Madiun.
Hasil identifikasi sementara, para korban luka dirawat di tiga rumah sakit, yakni RS Widodo dan RS Soeroto Ngawi, serta satu rumah sakit di wilayah Kota Madiun. Kondisi korban bervariasi, mulai dari luka ringan hingga luka berat yang membutuhkan penanganan medis lanjutan.
Salah satu penumpang bus, Risang Putra Handika (25), warga Yogyakarta, menuturkan saat peristiwa terjadi sebagian besar penumpang tengah tertidur. Benturan keras yang terjadi secara tiba-tiba membuat sejumlah penumpang terpental dari kursi. Akibat kejadian tersebut, Risang mengalami luka robek di bagian pelipis.
Sementara itu, kondisi paling parah dialami sopir bus yang sempat terjepit badan kendaraan. Proses evakuasi sopir berlangsung cukup lama karena petugas harus menggunakan peralatan khusus untuk membebaskannya dari reruntuhan bus.
Diketahui, kecelakaan di Tol Ngawi–Kertosono ini melibatkan bus Mira dan sebuah truk tronton pengangkut pupuk. Peristiwa terjadi di wilayah Desa Kartoharjo, Kabupaten Magetan.
Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satuan Lalu Lintas Polres Magetan. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.






