Pemkot Pantau Rehabilitasi SD, Satu Proyek Masih Tertinggal

Madiun – Pemerintah Kota Madiun memastikan proses rehabilitasi sejumlah sekolah dasar berjalan sesuai target. Pemantauan dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun di SDN Manguharjo dan SDN Ngegong, Kamis (13/8/2026).

Peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan pekerjaan di lapangan sekaligus memastikan proses rehabilitasi berjalan sesuai target dan memenuhi standar kualitas pembangunan.

Di SDN Manguharjo, rehabilitasi mencakup empat ruang kelas, satu toilet, dan satu perpustakaan dengan anggaran sekitar Rp680 juta. Setelah berlangsung sekitar dua bulan, pekerjaan saat ini masih berada pada tahap struktur bangunan.

Proyek tersebut tercatat mengalami deviasi minus 0,89 persen. Pemerintah Kota Madiun meminta pelaksana segera mengejar keterlambatan agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai batas waktu yang telah ditetapkan.

Sementara itu, progres rehabilitasi di SDN Ngegong menunjukkan perkembangan lebih cepat. Proyek dengan nilai sekitar Rp513,3 juta tersebut mencatat deviasi positif 1,82 persen.

Rehabilitasi di SDN Ngegong mencakup perbaikan empat ruang kelas. Sementara satu ruang kelas lainnya akan direhabilitasi menggunakan anggaran APBD Kota Madiun.

Selama proses rehabilitasi berlangsung, kegiatan belajar siswa kelas IV, V, dan VI dipindahkan sementara ke sejumlah ruang lain yang tersedia di lingkungan sekolah.

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengatakan pemantauan dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi waktu maupun kualitas bangunan.

Secara keseluruhan, terdapat sembilan SD di Kota Madiun yang memperoleh anggaran rehabilitasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah setelah sebelumnya diusulkan Pemerintah Kota Madiun.

Dari sembilan sekolah tersebut, dua sekolah telah mulai mengerjakan rehabilitasi. Sementara tujuh sekolah lainnya masih menunggu proses penandatanganan kerja sama.

Pemkot Madiun akan kembali melakukan pemantauan secara berkala hingga pekerjaan selesai. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proyek dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan fasilitas pendidikan yang lebih layak bagi siswa.

Share
Tutup