Meriahnya Nyadran Sendangrejo, Warga Kompak Tampilkan Gunungan Hasil Bumi
KAB MADIUN – Suasana meriah mewarnai gelaran Nyadran atau Bersih Desa di Desa Sendangrejo, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun. Ratusan warga tumpah ruah mengikuti tradisi tahunan tersebut dengan berbagai kreasi yang telah dipersiapkan masing-masing RT.
Sejak pagi, suasana Desa Sendangrejo terlihat berbeda. Warga dari berbagai RT tampil kompak mengenakan pakaian seragam. Kekompakan tersebut menjadi salah satu daya tarik dalam gelaran Nyadran sekaligus menunjukkan semangat gotong royong masyarakat dalam melestarikan tradisi desa.
Kemeriyaan semakin terasa dengan hadirnya berbagai gunungan hasil bumi yang dibawa oleh masing-masing RT. Gunungan dibuat dalam beragam bentuk dan dihias secara kreatif menggunakan hasil bumi yang disusun menarik.
Setiap RT berusaha menampilkan gunungan terbaik. Selain menjadi simbol rasa syukur atas hasil bumi, gunungan tersebut juga menjadi perhatian warga yang hadir dan menambah semarak pelaksanaan Bersih Desa.
Salah seorang warga, Imelia, mengatakan tradisi Nyadran menjadi momentum yang selalu dinantikan masyarakat karena dapat mempertemukan warga sekaligus mempererat kebersamaan.
“Nyadran ini menjadi momen untuk berkumpul bersama warga. Semua ikut terlibat, mulai dari persiapan pakaian, membuat hiasan, sampai menyiapkan gunungan hasil bumi.”
Tradisi Nyadran atau Bersih Desa di Sendangrejo merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Tradisi ini tidak sekadar menjadi ajang berkumpul dan bergembira, tetapi juga menjadi bagian dari upaya masyarakat menjaga warisan budaya yang telah dijalankan secara turun-temurun.
Melalui Bersih Desa, masyarakat Sendangrejo mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan hasil bumi yang diberikan. Warga juga memanjatkan harapan agar desa senantiasa diberikan ketenteraman, kelancaran rezeki, serta hasil pertanian yang baik.
Semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tradisi tersebut. Warga saling bekerja sama dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari pakaian, membuat hiasan, hingga menyusun gunungan.
Seluruh persiapan dilakukan secara bersama-sama sehingga Nyadran tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarwarga.
Kemeriahan Nyadran di Desa Sendangrejo menjadi gambaran masih kuatnya semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Warga berharap nilai-nilai kearifan lokal dalam tradisi Bersih Desa tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Selain sebagai bentuk pelestarian budaya, Nyadran juga menjadi ungkapan syukur masyarakat atas segala limpahan rezeki dan hasil bumi yang telah diberikan.






