Ponorogo Darurat Sampah, TPS Meluber Usai TPA Mrican Ditutup

PONOROGO – Kabupaten Ponorogo masih menghadapi darurat sampah setelah Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Mrican ditutup akibat overkapasitas dan masih menerapkan sistem open dumping. Penutupan TPA tersebut berdampak pada menumpuknya sampah di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara atau TPS di wilayah kota.

Salah satu kondisi terparah terlihat di TPS Jalan Trunojoyo, Kecamatan Ponorogo. Tumpukan sampah tampak meluber hingga memenuhi area TPS dan menimbulkan bau menyengat yang dikeluhkan warga sekitar.

Lokasi TPS yang berada dekat dengan Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo juga disebut mengganggu aktivitas belajar mengajar. Warga berharap pemerintah segera menemukan solusi agar persoalan sampah tidak semakin parah.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ponorogo, Sapto Djatmiko, mengatakan pihaknya terus berupaya menangani penumpukan sampah secara maksimal. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menerapkan pengelolaan termal untuk mengurangi volume sampah.

Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup juga mendorong pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R atau reduce, reuse, dan recycle, serta memperkuat keberadaan bank sampah di tingkat masyarakat.

Menurut Sapto, kombinasi pengelolaan termal dan penguatan sistem bank sampah diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang dikirim ke tempat pembuangan akhir.

Share
Tutup