Bocah 14 Tahun Tewas Tenggelam di Bekas Tambang Galian

NGAWI – Seorang bocah berusia 14 tahun di Kabupaten Ngawi tewas tenggelam saat berusaha menolong temannya yang terpeleset ke dalam genangan bekas tambang galian di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Sabtu petang.

Korban diketahui bernama M. Maulana Akbar, pelajar SMP asal Desa Planglor, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi. Saat kejadian, korban tengah memancing bersama delapan rekannya di lokasi bekas galian tambang tanah urug.

Peristiwa bermula ketika salah seorang teman korban terpeleset dan jatuh ke dalam genangan air bekas tambang yang cukup dalam. Melihat kejadian itu, korban langsung berusaha memberikan pertolongan dan berhasil menyelamatkan temannya.

Namun setelah berhasil menolong rekannya, korban diduga kehabisan tenaga hingga akhirnya tenggelam dan tidak kembali muncul ke permukaan. Teman-teman korban yang panik langsung meminta bantuan warga sekitar.

Warga bersama sejumlah rekan korban kemudian melakukan pencarian di lokasi kejadian. Setelah beberapa saat dilakukan penyisiran, jasad korban akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.

Seorang warga bernama Sudarsono mengaku langsung menuju lokasi setelah mendapat informasi adanya anak tenggelam. Ia bersama warga lain ikut melakukan pencarian hingga korban berhasil ditemukan. Menurutnya, lokasi bekas tambang tersebut memiliki kedalaman sekitar tujuh hingga delapan meter.

Sementara itu, salah satu teman korban menyebut korban sempat menolong rekannya yang jatuh ke dalam air. Namun setelah proses penyelamatan, korban justru tidak mampu menyelamatkan diri dan tenggelam.

Usai dievakuasi, jasad korban dibawa untuk menjalani visum luar sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat.

Share
Tutup