Pemotongan Sapi Kurban di RPH Ngawi Menurun Hingga 20 Persen

NGAWI – Jumlah sapi kurban yang disembelih di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Ruminansia Kabupaten Ngawi pada Iduladha tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Penurunan tersebut tercatat mencapai sekitar 20 persen.

RPH Ruminansia yang berada di bawah Unit Pelayanan Terpadu Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Ngawi, Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi, hanya menerima pemotongan sebanyak 10 ekor sapi kurban. Sementara pada Iduladha tahun lalu, jumlahnya mencapai 12 ekor sapi.

Selain sapi, pada momentum Iduladha tahun ini RPH Ruminansia juga menerima pemotongan 11 ekor kambing kurban. Untuk jasa pemotongan, warga dikenakan retribusi sebesar Rp50 ribu per ekor yang digunakan untuk biaya juru sembelih halal, pemeriksaan dokter hewan, serta fasilitas kebersihan dan operasional tempat pemotongan.

Kepala UPT RPH Ruminansia Dinas Perikanan dan Peternakan Ngawi, Bagus Yudo Sasmito Laksono, mengatakan penurunan jumlah pemotongan diperkirakan mencapai 20 persen dibanding tahun sebelumnya. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh faktor ekonomi serta meningkatnya kemampuan masyarakat dalam melakukan pemotongan secara mandiri di lingkungan masing-masing.

Ia juga menambahkan, pada hari biasa RPH mampu menyembelih sekitar 3 hingga 4 ekor sapi per hari, sedangkan pada momen hari besar keagamaan dapat meningkat hingga 5 sampai 7 ekor per hari.

Pihak RPH berharap fasilitas pemotongan resmi tetap menjadi pilihan masyarakat karena dinilai lebih higienis, terkontrol, dan sesuai standar kesehatan hewan.

Share
Tutup