Gubernur Jatim Tinjau SIKAP dan Layanan SPMB, SMKN 1 Kota Madiun Tegaskan Diri sebagai Sekolah Vokasi Inovatif

KOTA MADIUN – Komitmen dalam mencetak sumber daya manusia unggul terus ditunjukkan SMK Negeri 1 Kota Madiun melalui berbagai inovasi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Upaya tersebut mendapat perhatian langsung dari Gubernur Jawa Timur, Dr. (H.C.) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si, bersama Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M , Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun Lena, M.Pd beserta pejabat terkait lainnya yang melakukan kunjungan kerja ke sekolah tersebut untuk meninjau program unggulan serta pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Jumat (06/06/2026).

Kedatangan Khofifah disambut hangat oleh keluarga besar SMKN 1 Kota Madiun. Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap pengembangan pendidikan vokasi yang adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Salah satu fokus kunjungan adalah Program SIKAP (Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan), yang telah menjadi ikon pembelajaran di SMKN 1 Kota Madiun. Melalui pemanfaatan lahan yang terbatas, para siswa berhasil membudidayakan berbagai komoditas pangan secara produktif sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis praktik.

Lebih dari sekadar kebun sekolah, SIKAP dikembangkan sebagai laboratorium hidup yang mengintegrasikan pendidikan, teknologi, dan kepedulian lingkungan. Program ini tidak hanya membekali siswa dengan keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan karakter mandiri, kreatif, serta jiwa kewirausahaan.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan sekolah, terutama pada kawasan food garden yang didukung pemanfaatan energi terbarukan melalui panel surya. Energi listrik yang dihasilkan dimanfaatkan untuk menunjang berbagai fasilitas pembelajaran, sehingga menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih berkelanjutan.

“Inovasi seperti ini menunjukkan bagaimana sekolah vokasi mampu mengintegrasikan ketahanan pangan, teknologi, dan energi ramah lingkungan dalam satu sistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan,” ungkap Khofifah saat meninjau lokasi.

Usai meninjau Program SIKAP, Gubernur melanjutkan kunjungannya ke layanan SPMB. Didampingi jajaran Dinas Pendidikan dan pihak sekolah, Khofifah melihat langsung proses pelayanan kepada calon murid dan orang tua yang tengah mengikuti tahapan pendaftaran.

Tingginya antusiasme masyarakat dalam proses penerimaan murid baru menjadi indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan di SMKN 1 Kota Madiun. Berbagai prestasi, inovasi, dan penguatan kompetensi siswa menjadikan sekolah ini sebagai salah satu pilihan favorit masyarakat di Kota Madiun dan sekitarnya.

Dalam suasana yang akrab, Khofifah juga berdialog dengan siswa dan wali murid. Sebagai bentuk kampanye gaya hidup sehat sekaligus kepedulian terhadap lingkungan, ia turut membagikan tumbler kepada para siswa.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Timur juga menyerahkan bantuan beasiswa kepada siswa berprestasi dan siswa dari keluarga kurang mampu. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar sekaligus memperluas akses pendidikan bagi generasi muda Jawa Timur.

Kunjungan ini menjadi pengakuan atas berbagai inovasi yang terus dikembangkan SMKN 1 Kota Madiun. Melalui visi “Mastering Skill, Mapping Futuring”, sekolah ini tidak hanya berfokus pada pencetakan lulusan yang siap kerja, tetapi juga generasi yang mampu membaca peluang, menciptakan solusi, dan menjadi agen perubahan di masa depan.

Kepala SMK Negeri 1 Kota Madiun, Septa Krisdiyanto, M.Pd menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, atas kunjungan dan perhatian yang diberikan kepada SMKN 1 Kota Madiun. Menurutnya, kehadiran orang nomor satu di Jawa Timur tersebut menjadi kehormatan sekaligus motivasi besar bagi seluruh keluarga besar sekolah. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang telah berkenan mengunjungi SMKN 1 Kota Madiun dan meninjau langsung berbagai program yang kami kembangkan. Kunjungan ini menjadi penyemangat bagi seluruh warga sekolah untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperkuat peran SMK sebagai pencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Septa Krisdiyanto.

Dengan berbagai program unggulan yang dimiliki, SMKN 1 Kota Madiun membuktikan bahwa sekolah vokasi bukan sekadar tempat belajar keterampilan, melainkan ruang lahirnya inovasi, karakter, dan masa depan. Dukungan pemerintah, dunia industri, serta kepercayaan masyarakat menjadi modal penting bagi sekolah untuk terus berkembang sebagai pusat pendidikan vokasi yang unggul dan berdaya saing.

Share
Tutup