Diisukan Ada Uang Pelicin SPMB, DPRD Jatim Dan Cabdindik Sidak SMAN 1 Ponorogo

PONOROGO – Menyusul beredarnya isu dugaan praktik pemberian uang untuk melancarkan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Komisi E DPRD Jawa Timur bersama Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Ponorogo melakukan inspeksi mendadak ke SMAN 1 Ponorogo. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan penerimaan siswa baru berjalan sesuai ketentuan dan prinsip transparansi.

Inspeksi mendadak dilakukan pada Jumat siang dengan meninjau langsung proses daftar ulang peserta didik baru serta berdialog dengan pihak sekolah. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas isu dugaan pemberian uang untuk melancarkan proses penerimaan siswa baru yang sempat menjadi perbincangan di masyarakat.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Suli Da’im, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan memverifikasi langsung informasi yang beredar di tengah masyarakat. Dari hasil pemantauan dan klarifikasi yang dilakukan di lapangan, hingga saat ini belum ditemukan indikasi maupun bukti adanya penyimpangan dalam pelaksanaan SPMB di SMAN 1 Ponorogo.

Suli Da’im menegaskan seluruh proses penerimaan siswa baru harus berjalan sesuai aturan yang berlaku dan bebas dari praktik-praktik yang dapat merugikan masyarakat maupun mencederai prinsip keadilan dalam dunia pendidikan.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Ponorogo, Maskun, menyampaikan pihaknya telah membentuk tim pengawas untuk memantau pelaksanaan SPMB di seluruh SMA dan SMK negeri di Kabupaten Ponorogo.

Pengawasan dilakukan guna memastikan setiap tahapan SPMB berjalan sesuai petunjuk teknis yang berlaku, sekaligus mencegah terjadinya praktik pungutan liar maupun bentuk pemberian imbalan di luar ketentuan. Cabdindik juga memastikan pengawasan akan terus dilakukan hingga seluruh tahapan SPMB selesai.

Masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan SPMB agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Share
Tutup