Pengendara Sepeda Listrik Tewas Setelah Terjatuh dan Tertabrak Minibus di Ngawi

Ngawi – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda listrik dan sebuah minibus terjadi di jalan penghubung antarkecamatan di Desa Kandangan, Kabupaten Ngawi, Jumat malam. Seorang pengendara sepeda listrik meninggal dunia di lokasi kejadian setelah diduga terjatuh sebelum tertabrak minibus.

Korban diketahui bernama Harjito (42), warga Desa Kandangan, Kabupaten Ngawi. Korban mengalami luka parah di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Berdasarkan keterangan awal, korban mengendarai sepeda listrik dari arah utara menuju selatan. Saat melintas di lokasi kejadian, korban diduga terjatuh setelah sepeda listrik yang dikendarainya terselip.

Pada saat yang hampir bersamaan, dari arah yang sama melaju sebuah minibus Toyota Avanza bernomor polisi AE 1009 JM yang dikemudikan Choirul Mutaqin (42), warga Desa Kersoharjo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.

Pengemudi minibus mengaku sempat melihat korban terjatuh di depan kendaraannya. Ia mengaku telah berupaya menghindari korban, namun jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari hingga korban terlindas kendaraan.

“Saya melihat korban sudah terjatuh di depan mobil. Saya berusaha menghindar, tetapi jaraknya sudah terlalu dekat sehingga tabrakan tidak bisa dihindari,” ujar Choirul Mutaqin, pengemudi minibus.

Setelah menerima laporan, petugas kepolisian bersama tim medis mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi korban. Jenazah Harjito kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD dr. Soeroto Ngawi guna menjalani visum.

Sementara itu, Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan. Polisi juga mengumpulkan keterangan dari pengemudi, saksi di lokasi, serta sejumlah barang bukti guna mengungkap kronologi kejadian secara menyeluruh.

Share
Tutup