Pelajar MAN 2 Ngawi Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal Sepulang Kegiatan Pramuka
Ngawi – Seorang pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Ngawi meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Ngawi–Jogorogo, Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Korban diduga kehilangan kendali saat mengendarai sepeda motor bersama seorang temannya sepulang mengikuti kegiatan pramuka di sekolah.
Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas CCTV milik warga. Dalam rekaman, sepeda motor yang dikendarai korban terlihat melaju dari arah utara. Saat melintas di lokasi kejadian, sepeda motor tiba-tiba oleng, hilang kendali, kemudian menabrak beton di tepi jalan sebelum terperosok ke parit.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan. Namun, Muhamad Ramadani, pelajar kelas 11 MAN 2 Ngawi, meninggal dunia di lokasi kejadian. Pelajar berusia 17 tahun itu merupakan warga Desa Teguhan, Kecamatan Paron, Ngawi, dan diduga meninggal akibat mengalami luka parah pada bagian kepala.
Sementara itu, teman korban yang dibonceng, Fahmi Arifudin, 16 tahun, mengalami luka berat. Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Widodo Ngawi untuk mendapatkan perawatan.
Menurut warga setempat, Guruh, kedua pelajar tersebut mengendarai sepeda motor bernomor polisi AE 6314 LH dari arah utara menuju selatan. Saat melintas di lokasi kejadian, sepeda motor tiba-tiba oleng ke kiri, menabrak beton, dan terperosok ke parit. Berdasarkan keterangan pihak sekolah, keduanya diketahui baru saja pulang dari kegiatan pramuka.
Jenazah Muhamad Ramadani kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani visum et repertum. Sementara itu, kasus kecelakaan tunggal tersebut masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi.






