Dikbud Ngawi Perbantukan 14 Guru Tamu di Sekolah Rakyat Terintegrasi
NGAWI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Ngawi memperbantukan 14 guru dari sekolah reguler sebagai guru tamu di Sekolah Rakyat Terintegrasi yang berada di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi. Penugasan tersebut dilakukan untuk mendukung operasional awal sekolah sesuai permintaan Kementerian Sosial.
Sebanyak 14 guru yang diperbantukan terdiri atas tiga guru untuk jenjang sekolah dasar (SD) dan 11 guru untuk jenjang sekolah menengah pertama (SMP). Para guru dipilih dari sekolah reguler yang lokasinya paling dekat dengan Sekolah Rakyat agar proses belajar mengajar di sekolah asal tetap dapat berjalan dengan baik.
Kepala Bidang Pemetaan dan Distribusi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dikbud Ngawi, Lantik Kusuma Aji, mengatakan penugasan guru tamu merupakan langkah sementara guna memastikan kegiatan pembelajaran dapat segera dimulai.
“Sebanyak 14 guru kami perbantukan sebagai guru tamu di Sekolah Rakyat Terintegrasi sesuai permintaan Kementerian Sosial. Mereka berasal dari sekolah reguler terdekat agar proses pembelajaran di kedua sekolah tetap berjalan optimal.”
— Lantik Kusuma Aji, Kepala Bidang Pemetaan dan Distribusi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dikbud Ngawi
Untuk jenjang SD, guru tamu yang disiapkan meliputi guru kelas, guru Pendidikan Agama Islam, dan guru pendidikan jasmani. Sementara itu, pada jenjang SMP, guru tamu akan mengampu seluruh mata pelajaran yang dibutuhkan selama masa awal operasional sekolah.
Agar kegiatan belajar mengajar di sekolah asal tidak terganggu, Dikbud Ngawi akan melakukan penyesuaian jadwal mengajar bagi para guru yang mendapat penugasan tambahan tersebut. Penugasan guru tamu dijadwalkan berlangsung hingga 10 September 2026.
“Selama masa penugasan, akan dilakukan penyesuaian jam mengajar sehingga pelayanan pendidikan di sekolah asal maupun di Sekolah Rakyat tetap berjalan dengan baik. Sementara untuk tambahan insentif guru tamu masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Sosial.”
— Lantik Kusuma Aji
Dikbud Ngawi berharap keberadaan guru tamu dapat mendukung kelancaran operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi sekaligus memastikan peserta didik memperoleh layanan pendidikan yang optimal sejak awal kegiatan pembelajaran.






