89 Sekolah SD dan SMP Negeri di Ngawi Belum Memiliki Kepala Sekolah Definitif

Ngawi – Sebanyak 89 sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Kabupaten Ngawi hingga kini belum memiliki kepala sekolah definitif. Kekosongan jabatan tersebut terjadi karena banyak kepala sekolah yang memasuki masa pensiun.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Ngawi, terdapat 77 SD negeri dan 12 SMP negeri yang saat ini dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt.) kepala sekolah. Langkah tersebut dilakukan agar roda organisasi, administrasi, serta kegiatan belajar mengajar tetap berjalan normal.

Kepala Bidang Pemetaan dan Distribusi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dikbud Ngawi, Lantik Kusuma Aji, menjelaskan bahwa kekosongan jabatan kepala sekolah merupakan dampak dari banyaknya kepala sekolah yang telah memasuki masa purnatugas.

“Untuk sementara, jabatan kepala sekolah diisi oleh pelaksana tugas agar administrasi dan proses pembelajaran di sekolah tetap berjalan. Dalam waktu dekat, pengisian kepala sekolah definitif akan segera dilakukan,” ujar Lantik Kusuma Aji.

Menurutnya, saat ini terdapat sekitar 88 bakal calon kepala sekolah yang telah siap ditetapkan sebagai kepala sekolah definitif. Mereka telah mengikuti pendidikan dan pelatihan serta mengantongi sertifikat calon kepala sekolah sebagai salah satu syarat pengangkatan.

Dikbud Ngawi berharap proses pengisian jabatan kepala sekolah definitif dapat segera direalisasikan sehingga seluruh sekolah yang saat ini masih dipimpin oleh pelaksana tugas segera memiliki kepala sekolah definitif.

Dengan terisinya jabatan tersebut, diharapkan pengelolaan sekolah dapat berjalan lebih optimal, baik dari sisi manajemen, pengembangan mutu pendidikan, maupun peningkatan pelayanan kepada peserta didik.

Share
Tutup