Diduga Kurang Fokus, Mobil KDKMP Tabrak Bus Pariwisata hingga Picu Kecelakaan Beruntun
Ponorogo – Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua mobil pikap KDKMP dan sebuah bus pariwisata terjadi di simpang lampu merah Gandukepuh, Jalan Ponorogo–Wonogiri, Desa Gandukepuh, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jumat (31/7/2026) pagi. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut, namun tiga kendaraan mengalami kerusakan.
Kecelakaan melibatkan dua mobil pikap KDKMP bernomor polisi B 9838 XSY dan B 9818 XSY, serta bus pariwisata bernomor polisi K 7358 OB.
Peristiwa bermula saat bus pariwisata yang membawa rombongan peziarah dari Wonogiri menuju Trenggalek berhenti di lampu lalu lintas karena lampu merah. Di belakang bus, sebuah mobil pikap KDKMP yang berangkat dari Cikarang, Jawa Barat, menuju Koramil 0802 Ponorogo turut berhenti dengan menjaga jarak aman.
Namun, sebuah mobil pikap KDKMP lain yang berada di posisi paling belakang diduga kurang fokus sehingga tidak sempat mengerem dan menabrak kendaraan di depannya. Benturan tersebut membuat pikap di tengah terdorong ke depan hingga menghantam bagian belakang bus pariwisata.
Sopir bus pariwisata, Hari Suryono, mengatakan kendaraannya sedang berhenti menunggu lampu hijau ketika tiba-tiba terdengar benturan keras dari arah belakang.
Sementara itu, sopir pikap KDKMP yang berada di posisi tengah, Muhammad Irfandi, mengaku telah menghentikan kendaraannya dan menurunkan gigi transmisi saat lampu merah menyala. Namun, kendaraan yang dikemudikannya tiba-tiba ditabrak dari belakang hingga terdorong dan menabrak bus di depannya.
Akibat kecelakaan tersebut, mobil pikap bernomor polisi B 9838 XSY mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan. Pikap bernomor polisi B 9818 XSY mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang, sedangkan bus pariwisata hanya mengalami kerusakan ringan pada bagian belakang.
Petugas kepolisian melakukan penanganan di lokasi kejadian serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kecelakaan beruntun tersebut, sementara penyebab pasti kejadian masih dalam penanganan petugas.






