Pasangan Lansia Tertabrak Mobil Saat Dorong Gerobak, Satu Tewas Satu Kritis

Ponorogo – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Ponorogo, Sabtu pagi. Sepasang suami istri lanjut usia yang sehari-hari bekerja sebagai tukang sampah menjadi korban setelah ditabrak sebuah mobil dari arah belakang saat mendorong gerobak di tepi jalan. Akibat peristiwa tersebut, sang istri meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan suaminya mengalami luka kritis dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Korban meninggal diketahui bernama Boirah (60), sedangkan suaminya Wiyono (65), warga Kelurahan Patihan, Kecamatan Kota Ponorogo. Keduanya setiap hari bekerja mengumpulkan sampah dengan menggunakan gerobak dorong untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Berdasarkan informasi di lokasi, kecelakaan bermula saat kedua korban berjalan sambil mendorong gerobak di tepi Jalan Jenderal Sudirman. Dari arah belakang, sebuah mobil Datsun bernomor polisi A 1702 ZJ melaju dan tiba-tiba menabrak keduanya dengan keras.

Benturan tersebut membuat kedua korban terpental ke badan jalan. Boirah mengalami luka sangat parah hingga meninggal dunia di lokasi setelah terlindas kendaraan. Sementara itu, Wiyono mengalami luka berat dan segera dievakuasi warga bersama petugas menuju RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk mendapatkan penanganan medis.

Sejumlah warga dan pengguna jalan yang melihat kejadian langsung berupaya memberikan pertolongan serta menghubungi aparat kepolisian. Suasana di lokasi sempat dipenuhi warga yang menyaksikan proses evakuasi korban dan pengamanan area kecelakaan.

Salah seorang saksi mata, Yani Kurniawan, yang berprofesi sebagai juru parkir di sekitar lokasi, mengaku mendengar suara benturan keras sebelum melihat kedua korban tergeletak di jalan. Menurutnya, mobil yang menabrak korban tidak langsung berhenti setelah terjadi tabrakan.

Mobil tersebut baru berhenti setelah kembali menghantam sebuah mobil yang sedang terparkir di tepi jalan, yakni kendaraan bernomor polisi AE 1432 TH milik Didik Riyanto, warga Desa Jamti, Kecamatan Slahung.

Didik Riyanto mengaku tidak berada di dalam mobil saat kejadian berlangsung. Ia baru mengetahui kendaraannya ikut tertabrak setelah mendengar suara benturan keras dari arah depan rumah. Akibat insiden tersebut, mobil miliknya mengalami kerusakan pada bagian belakang.

Petugas Satlantas Polres Ponorogo yang datang ke lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami kepadatan. Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui kronologi dan penyebab pasti kecelakaan.

Hingga kini, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berkonsentrasi saat berkendara, menjaga kecepatan, serta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di kawasan perkotaan yang banyak dilalui pejalan kaki dan aktivitas masyaraka

Share
Tutup