Minat Baca Terus Tumbuh, Namun Koleksi Buku Terkendala Efisiensi

Magetan – Minat masyarakat terhadap aktivitas literasi di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terus menunjukkan perkembangan positif. Meski berada di tengah keterbatasan anggaran, ribuan aktivitas kunjungan literasi tercatat sepanjang semester pertama 2026.

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan mencatat sebanyak 24.894 aktivitas kunjungan literasi sepanjang Januari hingga Juni 2026. Angka tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan perpustakaan dan berbagai bahan bacaan yang tersedia.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Magetan, Endang Ambarwati, mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari berbagai program yang terus dilakukan untuk mendekatkan masyarakat dengan bahan bacaan.

Namun, keterbatasan anggaran akibat efisiensi membuat pengadaan koleksi buku baru, termasuk bahan bacaan dalam bentuk digital, menjadi lebih terbatas.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena ketersediaan koleksi buku merupakan salah satu komponen dalam penilaian Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM).

Pada 2025, IPLM Kabupaten Magetan tercatat sebesar 6,64. Tahun ini, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan harus melakukan penyesuaian seiring adanya perubahan pada sejumlah komponen penilaian.

Endang mengatakan, meski pengadaan koleksi baru mengalami keterbatasan, upaya menjaga budaya literasi masyarakat tetap dilakukan. Salah satunya dengan mendorong pemanfaatan koleksi yang sudah tersedia serta penggunaan buku dan platform digital sebagai alternatif bahan bacaan.

Selain itu, berbagai kegiatan literasi dan bimbingan teknis di perpustakaan desa juga terus dilaksanakan dengan menyesuaikan sumber daya yang tersedia.

Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga antusiasme masyarakat terhadap kegiatan literasi sekaligus mempertahankan budaya membaca di Kabupaten Magetan di tengah keterbatasan anggaran.

Share
Tutup