Semarak HUT RI, Warga Berkostum Unik Adu Kreasi Masak Nasi Goreng
PONOROGO – Beragam cara dilakukan warga untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Warga Lingkungan Mayak, Kelurahan Tonatan, Kabupaten Ponorogo, menggelar lomba memasak nasi goreng yang berlangsung meriah dan penuh kreativitas, Jumat (14/8/2026).
Sebanyak 40 peserta yang terbagi dalam 20 kelompok beradu keterampilan memasak nasi goreng dalam porsi besar. Uniknya, peserta tidak mengenakan apron atau seragam koki, tetapi tampil menggunakan berbagai kostum yang nyentrik.
Ada peserta yang berdandan layaknya pejuang kemerdekaan, mengenakan pakaian adat, hingga memakai busana lawas. Penampilan tersebut membuat suasana perlombaan semakin semarak.
Setiap kelompok diwajibkan mengolah satu ceting nasi atau setara sekitar lima porsi. Keseruan terlihat sejak peserta menyiapkan berbagai bumbu hingga mengolah nasi goreng di ruang terbuka.
Hembusan angin menjadi salah satu tantangan bagi peserta karena mereka harus menjaga api agar tetap menyala dan masakan dapat matang dengan sempurna.
Lurah Tonatan, Agus Subagyo, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan memasak, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan dan kebersamaan warga.
Setelah masakan selesai, sebagian nasi goreng diserahkan kepada juri untuk dinilai. Sementara nasi goreng lainnya langsung dinikmati bersama oleh warga.
Bagi peserta, lomba tersebut bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk berkumpul, bersenang-senang, sekaligus memperkuat keakraban dan semangat gotong royong.
Peserta lomba, Atin Nurcahyo, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba memasak dengan konsep unik membuat perayaan kemerdekaan terasa lebih meriah dan mampu melibatkan banyak warga.
Melalui lomba sederhana ini, semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI dirayakan dengan penuh keceriaan, kebersamaan, dan gotong royong.






