Stok Aman, PMI Himpun 700-800 Kantong Darah per Bulan
KAB MADIUN — Stok darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Madiun dipastikan masih aman dan relatif stabil hingga semester pertama 2026. Kondisi ini membuat kebutuhan darah bagi sejumlah rumah sakit di wilayah Kabupaten Madiun masih dapat terpenuhi.
Kepala Bidang Pelayanan Unit Donor Darah PMI Kabupaten Madiun, Dony Dwi Setyawan, mengatakan ketersediaan darah sejak Januari 2026 cenderung stabil dan tidak mengalami perubahan signifikan.
Kebutuhan darah harian berada di kisaran 29 kantong. Sementara itu, permintaan dari PMI kabupaten atau kota lain berkisar antara 30 hingga 40 kantong dalam setiap permintaan.
Untuk menjaga ketersediaan stok, PMI Kabupaten Madiun terus menjalankan program jemput bola donor darah ke desa-desa. Kegiatan tersebut dilakukan secara berkala dengan kunjungan ke sejumlah desa setiap tiga bulan.
Dalam sebulan, PMI Kabupaten Madiun dapat mengunjungi sekitar 40 hingga 50 desa. Dari kegiatan tersebut, rata-rata berhasil dihimpun 700 hingga 800 kantong darah setiap bulan.
Setiap darah yang terkumpul selanjutnya menjalani proses penyaringan atau screening untuk memastikan keamanan dan kualitas sebelum digunakan bagi pasien.
Temuan darah yang tidak memenuhi syarat juga relatif rendah, yakni kurang dari 20 kantong per bulan. Kondisi tersebut turut mendukung ketersediaan darah yang aman untuk memenuhi kebutuhan pasien di rumah sakit.
PMI Kabupaten Madiun mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah. Masyarakat juga terus diajak meningkatkan kepedulian terhadap sesama dengan rutin mendonorkan darah.






