PBM Sepi Pengunjung, Plt Wali Kota Bakal Rombak Lantai Dua dengan Konsep Baru
KOTA MADIUN — Lantai dua Pasar Besar Madiun (PBM) masih terlihat sepi pengunjung. Sejumlah toko pedagang bahkan tampak tutup sehingga aktivitas jual beli di area tersebut masih relatif rendah.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota Madiun. Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, meninjau langsung kondisi Pasar Besar Madiun, Jumat (28/8/2026), khususnya area lantai dua.
Dalam kunjungannya, Bagus berdialog dengan sejumlah pedagang untuk mengetahui kondisi dan persoalan yang dihadapi. Menurutnya, salah satu faktor yang membuat lantai dua sepi adalah belum adanya daya tarik yang mampu mendorong masyarakat untuk naik dan beraktivitas di area tersebut.
Pemkot Madiun berencana menyiapkan konsep baru untuk menghidupkan kembali lantai dua PBM mulai 2027. Penataan nantinya akan disesuaikan dengan karakteristik pedagang yang mayoritas bergerak di bidang garmen dan konveksi.
Selain aktivitas perdagangan, unsur kuliner juga akan tetap dipertimbangkan. Sejumlah kuliner legendaris sebenarnya telah tersedia di lantai dua, tetapi sebagian besar baru ramai pada malam hari.
Bagus mengatakan konsep baru tersebut perlu dirancang agar mampu menciptakan aktivitas yang lebih menarik sekaligus memberikan manfaat bagi pedagang dan masyarakat.
Salah satu gagasan yang muncul adalah menghadirkan layanan konveksi atau percetakan dengan proses pengerjaan cepat dan hasilnya dapat diantarkan langsung ke rumah pelanggan.
Pemkot Madiun akan mengkaji berbagai konsep tersebut sebelum menentukan pola penataan yang tepat. Perencanaan diharapkan mulai disiapkan pada 2027 sehingga lantai dua Pasar Besar Madiun dapat kembali ramai dan menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat.






