Jelang Hari Kurban, Lapak Kambing Dadakan Ramai Bermunculan
KOTA MADIUN – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, pedagang kambing musiman mulai bermunculan di sejumlah titik di Kota Madiun. Meski menawarkan berbagai jenis kambing dengan harga jutaan rupiah, penjualan hewan kurban tahun ini dinilai masih lebih sepi dibanding tahun sebelumnya.
Lapak-lapak penjualan kambing dadakan terlihat menjamur, salah satunya di kawasan Jalan Taman Praja. Di lokasi tersebut, setidaknya terdapat tiga pedagang kambing musiman yang mulai beroperasi dengan menawarkan berbagai jenis kambing, mulai dari Jawa Randu hingga Etawa.
Harga yang ditawarkan bervariasi, berkisar antara Rp2 juta hingga Rp4,5 juta per ekor, tergantung ukuran dan kualitas hewan. Para pembeli pun tampak mulai berdatangan meski belum seramai tahun-tahun sebelumnya.
Salah seorang pedagang, Candra Wicaksono, mengaku telah menekuni usaha ini selama lebih dari 13 tahun. Setiap menjelang Iduladha, ia membuka lapak khusus dengan membawa kambing dari kandangnya untuk dijual kepada masyarakat.
Sementara itu, pedagang lain, Kasmirin, menyebut penjualan tahun ini masih relatif sepi. Meski demikian, sebagian kambing miliknya sudah mulai terjual. Ia membawa sekitar 40 ekor kambing dari kandangnya di Dolopo, Kabupaten Madiun, dengan harga berkisar Rp2,5 juta hingga Rp3,5 juta per ekor.
Menurut para pedagang, kondisi pasar hewan kurban diperkirakan akan mulai ramai pada H-2 Iduladha. Selain itu, menurunnya minat pembeli kambing diduga karena sebagian masyarakat mulai beralih ke kurban sapi melalui sistem arisan atau iuran bersama.
Dengan kondisi tersebut, pedagang berharap penjualan akan meningkat mendekati hari pelaksanaan Iduladha.







