Daun Pisang Jadi Alternatif Bungkus Daging Kurban di Polsek Pulung
PONOROGO – Ada yang berbeda dalam pembagian daging kurban di Mapolsek Pulung, Kabupaten Ponorogo, pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah tahun ini. Jika biasanya daging dibagikan menggunakan kantong plastik, kali ini panitia memilih menggunakan daun pisang sebagai pembungkus.
Suasana penyembelihan hewan kurban terlihat di halaman Mapolsek Pulung, Kamis pagi. Selain membantu proses penyembelihan, personel kepolisian juga terlibat langsung dalam proses pembungkusan dan pembagian daging kurban kepada warga sekitar.
Daun pisang yang digunakan berasal dari kebun dan pekarangan warga sekitar. Setelah dibersihkan dan dipotong rapi, daun tersebut digunakan untuk membungkus daging kurban sebelum dibagikan kepada masyarakat.
Penggunaan daun pisang ini tidak hanya bertujuan mengurangi sampah plastik sekali pakai, tetapi juga menghadirkan nuansa tradisional yang mengingatkan pada kebiasaan pembagian “berkat” pada masa lalu. Cara ini juga dinilai lebih kuat dan ramah lingkungan.
Sejumlah warga menyambut positif inovasi tersebut karena selain lebih ramah lingkungan, juga memberikan kesan khas dalam momentum Iduladha tahun ini.
Kapolsek Pulung, AKP Rosyid Effendi, mengatakan pada Iduladha tahun ini pihaknya menyembelih tiga ekor kambing yang dagingnya dibagikan kepada puluhan warga di sekitar Mapolsek. Ia menegaskan, penggunaan daun pisang merupakan langkah sederhana untuk mengurangi penggunaan plastik dalam kegiatan sosial keagamaan.
Warga pun berharap cara ini dapat terus dilestarikan karena dinilai lebih ramah lingkungan sekaligus memperkuat nilai tradisi dalam perayaan hari besar keagamaan.






