Jemaah Haji Asal Kota Madiun Wafat Usai Tuntaskan Rangkaian Ibadah Haji

KOTA MADIUN – Kabar duka datang dari pelaksanaan ibadah haji tahun 2026. Seorang jemaah haji asal Kota Madiun yang tergabung dalam Kloter SUB 22 dilaporkan meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi, setelah berhasil menuntaskan rangkaian ibadah haji utama.

Jemaah tersebut bernama Djurianto (60), warga Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Almarhum sebelumnya tercatat sebagai jemaah risiko tinggi sedang karena memiliki riwayat penyakit diabetes.

Anak kedua almarhum, Berlian Riyan Saputra, mengungkapkan bahwa sang ayah sempat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji, mulai dari Armuzna, tawaf ifadlah, hingga sai. Namun setelah kembali ke hotel tempat menginap di Makkah, kondisi kesehatannya mendadak menurun dan mengalami muntah-muntah.

Sebelum wafat, almarhum masih sempat berkomunikasi dengan keluarga. Dalam percakapan terakhirnya, ia bahkan sempat meminta istrinya untuk membuatkan mi instan di hotel.

Menurut informasi yang diterima keluarga, petugas kesehatan yang berada di lokasi telah memberikan penanganan darurat saat kondisi almarhum memburuk. Sejumlah dokter juga sempat melakukan tindakan medis untuk memacu kembali detak jantungnya, namun nyawanya tidak tertolong.

Di rumah duka, sejumlah kerabat dan rekan almarhum datang untuk menyampaikan belasungkawa. Mereka mengenang Djurianto sebagai pribadi yang baik, sabar, serta mudah bergaul dengan siapa saja. Sosoknya juga dikenal tidak pernah menyimpan dendam terhadap orang lain.

Seluruh proses administrasi, penerbitan sertifikat kematian, hingga pemakaman ditangani oleh petugas haji Indonesia bersama pihak syarikah Arab Saudi. Sesuai rencana, jenazah dimakamkan di Makkah setelah disalatkan di Masjidil Haram.

Share
Tutup