Plt Wali Kota Tertibkan Sampah di Sungai, Siapkan Penataan Kawasan Strategis Kota Madiun
KOTA MADIUN – Pemerintah Kota Madiun kembali menemukan tumpukan sampah di aliran sungai belakang GOR Wilis saat melakukan peninjauan sejumlah kawasan strategis. Temuan tersebut menjadi perhatian dalam upaya penataan lingkungan sekaligus pengembangan wajah baru Kota Madiun.
Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, meninjau beberapa titik strategis untuk memastikan program penataan kawasan berjalan sesuai rencana. Dalam kegiatan tersebut, petugas mendapati kembali adanya sampah yang menumpuk di sekitar aliran sungai belakang GOR Wilis.
Padahal sebelumnya kawasan sungai tersebut telah dibersihkan dan sempat bebas dari sampah. Namun, sampah kembali muncul diduga akibat ulah oknum yang membuang sampah sembarangan.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemkot Madiun berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memperkuat pengawasan lingkungan. Sejumlah langkah yang disiapkan meliputi penambahan penerangan jalan serta pemasangan kamera pengawas atau CCTV di titik-titik yang rawan dijadikan lokasi pembuangan sampah liar.
Selain memantau kondisi sungai, rombongan juga meninjau sejumlah lokasi strategis lainnya, seperti kawasan Proliman dan Jalan Rimba Dharma. Pemkot Madiun menegaskan bahwa penataan kawasan Proliman menjadi salah satu prioritas pembangunan kota.
Kawasan yang menjadi salah satu titik lalu lintas tersibuk di Kota Madiun tersebut direncanakan menjadi etalase identitas daerah dengan mengusung filosofi Kota Pendekar dan Kota Pecel. Penataan itu nantinya juga akan terintegrasi dengan kawasan Dekranasda sehingga dapat menjadi destinasi yang menampilkan karakter dan keunikan Kota Madiun bagi masyarakat maupun wisatawan.
Pemkot berharap upaya penataan kawasan dan peningkatan pengawasan lingkungan dapat menciptakan kota yang lebih bersih, tertata, dan nyaman bagi seluruh warga.






