Dibesarkan di Kalilumbu, Nanik S Deyang Ukir Karier dari Wartawan hingga Kepala BGN
KABUPATEN MADIUN – Rumah masa kecil Nanik S Deyang di Dusun Kalilumbu, Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, menjadi saksi awal perjalanan perempuan yang kini dipercaya Presiden Prabowo Subianto memimpin Badan Gizi Nasional. Berawal dari lingkungan desa yang sederhana, Nanik menapaki perjalanan panjang hingga menduduki jabatan strategis di tingkat nasional.
Rumah yang berada di RT 19 RW 09 Dusun Kalilumbu tersebut menjadi bagian dari kisah hidup Nanik sebelum merantau ke Jakarta. Di lingkungan pedesaan itu, ia tumbuh dalam keluarga yang memiliki kedekatan dengan pemerintahan desa. Hingga kini, salah satu keponakannya masih menjabat sebagai Kepala Desa Sidorejo.
Menurut Wajir, kerabat dari pihak ayah Nanik, perempuan tersebut berasal dari keluarga besar dengan tujuh bersaudara. Sejak kecil, Nanik dikenal sebagai sosok yang tekun dan memiliki cita-cita tinggi. Ia bahkan kerap meminta doa kepada keluarga agar kelak memperoleh rezeki yang cukup dan dapat memberangkatkan keluarganya menunaikan ibadah haji.
Sebelum menetap di Jakarta, Nanik sempat diasuh oleh saudara dari pihak ibunya dan dijadikan anak angkat. Setelah lulus SMP, ia mengikuti orang tuanya merantau ke ibu kota dan melanjutkan pendidikan. Saat itu, orang tuanya diketahui memiliki beberapa lapak usaha di kawasan Pasar Senen.
Karier profesional Nanik dimulai dari dunia jurnalistik sebagai wartawan Tabloid Bangkit. Pengalaman tersebut membawanya menempati sejumlah posisi penting di industri media, mulai dari pemimpin umum majalah, direktur utama media, hingga komisaris di beberapa perusahaan media nasional.
Kiprahnya kemudian berkembang ke bidang sosial, politik, dan pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Koalisi Indonesia Adil Makmur pada Pilpres 2019. Setelah itu, Nanik dipercaya mengemban sejumlah posisi strategis, termasuk di bidang percepatan pengentasan kemiskinan dan komunikasi publik di Badan Gizi Nasional.
Pada 2025, Nanik juga ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero). Puncaknya, pada 2026 ia dipercaya Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin Badan Gizi Nasional.
Wajir mengaku bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Nanik menjadi inspirasi bagi masyarakat di kampung halaman bahwa kerja keras, pendidikan, dan ketekunan dapat mengantarkan seseorang meraih posisi penting di tingkat nasional.
“Sejak kecil beliau memang dikenal tekun dan memiliki semangat besar untuk maju. Kami bangga karena beliau bisa membawa nama baik Kalilumbu hingga tingkat nasional,” ujar Wajir.
Keberhasilan Nanik S Deyang menjadi Kepala Badan Gizi Nasional pun menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga dan warga Desa Sidorejo. Sosok yang tumbuh dari lingkungan sederhana itu kini dipercaya memegang peran penting dalam program pembangunan gizi nasional.






