Lomba Lukis Tote Bag Jadi Kampanye Kurangi Sampah Plastik

PONOROGO – Upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dilakukan dengan cara kreatif melalui lomba melukis tote bag yang digelar di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Rabu (10/6/2026). Kegiatan yang diinisiasi Yayasan Batu Hijau ini tidak hanya menjadi ajang menyalurkan bakat seni, tetapi juga kampanye untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Puluhan peserta dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti lomba yang menggunakan tote bag atau tas jinjing berbahan kain sebagai media lukis. Berbeda dengan lomba melukis pada umumnya yang menggunakan kanvas, peserta ditantang menuangkan kreativitas mereka di atas media yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Panitia mengangkat tema alam dan budaya sebagai inspirasi karya. Melalui tema tersebut, peserta diajak mengenalkan kekayaan lingkungan serta identitas daerah melalui gambar yang dituangkan pada tote bag.

Selain menjadi ajang kreativitas, kegiatan ini juga bertujuan mengedukasi masyarakat agar mulai beralih menggunakan tas belanja yang dapat dipakai berulang kali. Penggunaan tote bag dinilai mampu mengurangi ketergantungan terhadap kantong plastik yang selama ini menjadi salah satu penyumbang utama sampah lingkungan.

Salah seorang peserta, Alesia Nihayatul, mengaku mendapatkan pengalaman baru karena harus melukis di atas bahan kain yang membutuhkan ketelitian lebih dibandingkan media lukis biasa.

Sementara itu, Ketua Yayasan Batu Hijau, Eva Susanti, mengatakan kampanye pengurangan sampah plastik perlu dilakukan dengan pendekatan yang menyenangkan agar lebih mudah diterima masyarakat, khususnya generasi muda.

Lomba ini diikuti sekitar 45 peserta dari berbagai usia, mulai pelajar hingga masyarakat umum. Selain memperebutkan gelar juara, para peserta juga diajak menjadi bagian dari gerakan peduli lingkungan melalui kebiasaan sederhana, yakni mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan beralih menggunakan tote bag.

Share
Tutup