DPRKP Ngawi Cek Sistem Penyediaan Air Bersih Hadapi Musim Kemarau

NGAWI – Dalam rangka mengantisipasi dampak cuaca ekstrem akibat musim kemarau, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Ngawi melakukan pengecekan terhadap instalasi penyediaan air bersih. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 217 sistem penyediaan air bersih yang tersebar di 138 desa di Kabupaten Ngawi.

DPRKP Ngawi melakukan pengecekan terhadap instalasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Sidorejo, Kecamatan Karangjati. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan air bersih dalam menghadapi potensi kesulitan air saat musim kemarau.

Kepala Bidang Kawasan Permukiman DPRKP Ngawi, Pipit Dwi Herlina, mengatakan pengecekan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar masyarakat tidak mengalami kesulitan air bersih. Selain itu, kegiatan ini juga untuk memastikan ketersediaan debit air guna memenuhi kebutuhan masyarakat, mengingat musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung cukup panjang.

Menurutnya, hingga saat ini produksi air bersih masih relatif mencukupi. Namun jika terjadi penurunan debit air, akan dilakukan optimalisasi layanan ke depan. Untuk wilayah yang belum terlayani instalasi air bersih, pemerintah juga menyiapkan langkah dropping air bekerja sama dengan BPBD.

Pipit menambahkan, SPAM dan Pamsimas yang tersedia saat ini rata-rata mampu menghasilkan debit sekitar 3 liter per detik dan dapat melayani hingga 300 penerima manfaat. Total terdapat 217 sistem penyediaan air bersih yang tersebar di 138 desa di Kabupaten Ngawi.

Share
Tutup