Pendulang Emas Temukan Mortir Diduga Peninggalan Perang Dunia II
KOTA MADIUN – Sebuah mortir yang diduga merupakan peninggalan Perang Dunia II ditemukan oleh seorang pendulang emas di aliran Sungai Bengawan Madiun, Kelurahan Sogaten, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada kepolisian dan dievakuasi oleh Tim Penjinak Bom (Jibom) Satbrimob Polda Jawa Timur untuk menghindari potensi bahaya bagi masyarakat.
Mortir itu pertama kali ditemukan oleh seorang pendulang emas asal Kabupaten Magetan saat beraktivitas di bawah Jembatan Ring Road Timur. Awalnya, benda tersebut diangkat ke tepi sungai dan dibersihkan dari lumpur. Setelah melihat bentuknya menyerupai mortir, penemu segera menghubungi Polsek Manguharjo untuk melaporkan temuannya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Manguharjo bersama Polres Madiun Kota langsung mendatangi lokasi, memasang garis polisi, serta mengamankan area penemuan. Selanjutnya, Tim Penjinak Bom Satbrimob Polda Jawa Timur mengevakuasi mortir yang memiliki panjang sekitar 25 sentimeter sesuai standar operasional penanganan bahan peledak.
Kapolsek Manguharjo, Kompol Lilik Sulastri, mengatakan proses evakuasi dilakukan untuk memastikan keamanan masyarakat. Polisi juga mengamankan lokasi hingga mortir berhasil dipindahkan oleh tim Jibom.
Mortir tersebut selanjutnya akan didisposal di lokasi yang jauh dari permukiman warga demi menjamin keselamatan masyarakat. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh ataupun memindahkan benda yang diduga berbahaya. Apabila menemukan benda serupa, warga diminta segera melaporkannya kepada aparat kepolisian agar dapat ditangani sesuai prosedur.






