Pembangunan Infrastruktur Belum Optimal, Silpa APBD Ponorogo Capai Rp96 Miliar
PONOROGO – Pemerintah Kabupaten Ponorogo mencatat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD Tahun Anggaran 2025 mencapai sekitar Rp96 miliar. DPRD Ponorogo menilai besarnya SiLPA tersebut menunjukkan masih adanya sejumlah program pembangunan yang belum terealisasi secara optimal, terutama pada sektor infrastruktur.
Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mengatakan besarnya SiLPA dipengaruhi belum terealisasinya sejumlah program pembangunan sesuai jadwal, salah satunya proyek perbaikan jalan. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi evaluasi bagi pemerintah daerah agar meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program sehingga pekerjaan dapat dimulai lebih awal dan tidak menumpuk di penghujung tahun anggaran.
Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyampaikan pemerintah daerah terus melakukan pembenahan dalam proses perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan. Pemerintah Kabupaten Ponorogo berharap realisasi anggaran pada tahun ini dapat meningkat sehingga besaran SiLPA dapat ditekan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo, Agus Sugiarto, menjelaskan SiLPA tidak hanya berasal dari efisiensi belanja, tetapi juga akibat sejumlah program infrastruktur yang belum dapat dilaksanakan karena sumber pendanaan dari pinjaman Bank Jatim tidak terealisasi. Menurutnya, SiLPA tersebut akan dimanfaatkan kembali melalui Perubahan APBD untuk membiayai berbagai program prioritas.
Pemerintah Kabupaten Ponorogo menargetkan realisasi belanja daerah tahun 2026 dapat melampaui 95 persen. Untuk mendukung target tersebut, proses lelang proyek infrastruktur telah dimulai lebih awal agar pelaksanaan pekerjaan berjalan tepat waktu dan tidak menumpuk menjelang akhir tahun anggaran.






