Andie Peci Berpulang, Ribuan Bonek Lantunkan Sholawat hingga Pemakaman
Madiun – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Persebaya Surabaya dan Bonek Mania setelah tokoh suporter sekaligus aktivis, Andy Kristiantono atau yang lebih dikenal sebagai Andie Peci, meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026). Ribuan Bonek dari berbagai daerah memadati rumah duka di Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhir.
Andie Peci dikenal sebagai salah satu tokoh penting Bonek yang berperan dalam mengawal perjuangan Persebaya Surabaya, terutama saat menghadapi masa dualisme kompetisi sepak bola Indonesia. Selain aktif di dunia suporter, almarhum juga dikenal sebagai aktivis buruh yang kerap memperjuangkan aspirasi para pekerja.
Setibanya jenazah di rumah duka, ribuan Bonek langsung memadati lokasi. Suasana haru menyelimuti prosesi penghormatan terakhir saat keluarga menyambut kedatangan almarhum. Setelah dishalatkan, para pelayat terus berdatangan untuk memberikan doa dan penghormatan kepada sosok yang selama ini dianggap sebagai panutan.
Salah satu tokoh Bonek, Heri Agus Suprianto atau Agus Bimbim Tessy, menyebut kepergian Andie Peci merupakan kehilangan besar bagi keluarga besar Bonek maupun dunia sepak bola Indonesia. Menurutnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang mampu menyatukan Bonek dan selalu memperjuangkan kepentingan Persebaya beserta para pendukungnya.
“Beliau adalah sosok yang mampu menyatukan Bonek. Semangat perjuangannya untuk Persebaya dan para suporter akan selalu kami kenang,” ujar Agus Bimbim Tessy.
Usai dishalatkan, jenazah Andie Peci dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Jalan Kelapa Sari, Kelurahan Manisrejo, Kota Madiun. Ribuan Bonek mengiringi prosesi pemakaman sambil melantunkan sholawat sepanjang perjalanan menuju makam.
Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda, turut hadir memberikan penghormatan terakhir dan mengantarkan almarhum hingga ke pemakaman. Kehadirannya menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi Andie Peci yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu sosok penting dalam perjalanan Persebaya dan komunitas Bonek.






