Empat Gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Madiun Dikebut, Pembangunan 23 Gerai Terkendala Lahan

Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mempercepat pembangunan empat gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang menjadi prioritas pada tahap kedua program nasional. Keempat gerai tersebut ditargetkan rampung pada Agustus 2026 agar dapat diresmikan secara serentak bersama daerah lain.

Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnaker KUKM) Kota Madiun, Angga Wahyu Nurcahyo, mengatakan dari total 27 Koperasi Kelurahan Merah Putih yang telah terbentuk, empat gerai menjadi prioritas pembangunan, yakni di Kelurahan Demangan, Kuncen, Nambangan Lor, dan Kartoharjo.

Menurutnya, proses pembangunan berjalan sesuai rencana dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat sehingga siap mendukung peluncuran tahap kedua program Koperasi Kelurahan Merah Putih secara nasional.

Angga menjelaskan, seluruh Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Madiun saat ini telah beroperasi dan mulai menjalankan berbagai kegiatan usaha, meskipun sebagian besar masih belum memiliki gerai permanen. Masing-masing koperasi juga telah mencatat omzet dengan nilai yang bervariasi sesuai perkembangan usaha di setiap kelurahan.

Sementara itu, pembangunan gerai di 23 kelurahan lainnya masih menghadapi kendala ketersediaan lahan. Sejumlah lokasi yang diusulkan berada di kawasan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD), sehingga tidak dapat dimanfaatkan untuk pembangunan gedung.

Pemerintah Kota Madiun terus berupaya mencari alternatif lokasi agar pembangunan gerai dapat direalisasikan tanpa melanggar ketentuan tata ruang dan perlindungan lahan pertanian.

Adapun pembiayaan pembangunan gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih bersumber dari pemerintah pusat melalui skema kebijakan fiskal yang terintegrasi dengan Dana Alokasi Umum (DAU). Pemerintah berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga program ini mampu memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat kelurahan.

Share
Tutup