Pekerja Temukan Granat Aktif Saat Meratakan Tanah Uruk Pembangunan Lapangan Olahraga di Magetan

Magetan – Suasana pembangunan fasilitas olahraga di Desa Pandeyan, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, mendadak berubah tegang setelah seorang pekerja menemukan benda yang diduga granat saat meratakan tanah uruk, Kamis (6/8/2026). Setelah diperiksa oleh Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Satbrimob Polda Jawa Timur, benda tersebut dipastikan merupakan granat militer yang masih aktif.

Granat ditemukan ketika pekerja meratakan tanah uruk yang berasal dari bongkaran sebuah rumah lama. Awalnya, pekerja mengira benda tersebut hanyalah batu atau potongan besi yang ikut terbawa bersama material urukan.

Benda itu bahkan sempat terkena cangkul, dipegang, dan dipindahkan sebelum pekerja menyadari bentuknya menyerupai granat. Menyadari potensi bahaya, temuan tersebut segera dilaporkan kepada perangkat desa yang kemudian meneruskannya kepada pihak kepolisian.

Mendapat laporan, personel Polsek Maospati bersama Polres Magetan langsung mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi dan membatasi akses warga ke area proyek. Pengamanan dilakukan sambil menunggu kedatangan Tim Jibom Gegana Satbrimob Polda Jawa Timur.

Hasil pemeriksaan tim Jibom menunjukkan benda tersebut merupakan granat militer jenis fragmentasi yang diperkirakan berasal dari masa Perang Dunia II dan masih dalam kondisi aktif. Untuk menghindari risiko yang dapat membahayakan masyarakat, granat kemudian dievakuasi ke Surabaya guna dimusnahkan menggunakan prosedur khusus.

Setelah proses evakuasi selesai, garis polisi dibuka dan aktivitas pembangunan kembali berjalan normal.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, atau mencoba membuka benda yang diduga merupakan sisa amunisi maupun bahan peledak. Warga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan benda mencurigakan agar dapat ditangani sesuai prosedur keamanan.

Share
Tutup