Pertajam Program Pangan dan Gizi Berbasis Potensi Lokal
PONOROGO — Pemerintah Kabupaten Ponorogo terus memperkuat program pangan dan gizi dengan menyusun Rencana Aksi Daerah atau RAD. Program ini diarahkan agar berbasis potensi lokal, lebih terukur, serta mampu memperkuat sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD).
Penyusunan RAD Pangan dan Gizi dilakukan untuk mengintegrasikan berbagai program yang selama ini telah berjalan di sejumlah OPD. Dengan adanya rencana aksi tersebut, pelaksanaan program diharapkan dapat lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo, Agus Sugiarto, mengatakan RAD Pangan dan Gizi akan diarahkan pada pemanfaatan potensi pangan lokal. Pendekatan tersebut dinilai penting agar perencanaan dan pelaksanaan program dapat disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan daerah.
Sebelumnya, berbagai program terkait pangan, gizi, kemiskinan, hingga penanganan stunting telah dijalankan oleh masing-masing OPD. Melalui RAD, program-program tersebut akan diperkuat dari sisi koordinasi, pemantauan, serta ketepatan sasaran.
Rencana aksi ini nantinya diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan dilaksanakan secara bertahap hingga 2030.
Pemkab Ponorogo menargetkan program pangan dan gizi dapat memberikan manfaat yang lebih terukur bagi masyarakat, sekaligus mendorong pemanfaatan potensi pangan lokal sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan dan kualitas gizi masyarakat.






