KPM Penerima Bantuan Pangan di Ngawi Bertambah Menjadi 167.506 Keluarga
NGAWI – Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam program bantuan pangan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengalami peningkatan. Sebanyak 603 KPM tambahan tercatat menerima bantuan pangan pada periode penyaluran Juli hingga September 2026.
Pimpinan Bulog Cabang Madiun, Agung Sarianto, mengatakan jumlah penerima bantuan pangan di Ngawi yang sebelumnya sebanyak 166.903 KPM kini meningkat menjadi 167.506 KPM.
Menurut Agung, penetapan penerima bantuan pangan dilakukan berdasarkan data dari pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas). Penambahan jumlah penerima di Ngawi terjadi meski di sejumlah daerah lainnya jumlah KPM justru mengalami penurunan.
“Data penerima berdasarkan data dari pemerintah pusat melalui Bapanas. Ada beberapa daerah yang penerimanya turun, tetapi di Ngawi justru bertambah,” jelas Agung.
Pada periode penyaluran kali ini, bantuan pangan diberikan untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September. Setiap KPM mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram per bulan, sehingga dalam tiga bulan masing-masing penerima memperoleh total 30 kilogram beras.
Secara keseluruhan, beras bantuan pangan yang dialokasikan untuk Kabupaten Ngawi mencapai 5.025.180 kilogram atau sekitar 5.025 ton.
Berbeda dengan periode sebelumnya, bantuan pangan kali ini hanya berupa beras. Sesuai kebijakan pemerintah pusat, penyaluran tidak disertai minyak goreng.
Agung menambahkan, Bulog menargetkan seluruh penyaluran bantuan pangan untuk Kabupaten Ngawi dapat dituntaskan hingga September 2026 sesuai target yang ditetapkan Bapanas.
Dengan bertambahnya jumlah KPM, penyaluran bantuan pangan diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima sesuai data pemerintah pusat.






