10 Hektare Lahan Terbakar, Api Nyaris Merembet ke Permukiman Warga

KAB MADIUN – Kebakaran lahan seluas sekitar 10 hektare terjadi di Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Minggu siang. Api dengan cepat merambat melalui semak dan lahan kering hingga mendekati permukiman warga.

Kondisi tersebut membuat warga panik. Sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, masyarakat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya.

Warga membawa air menggunakan galon, menyemprotkan air dengan selang, hingga memukul kobaran api menggunakan ranting pohon. Upaya tersebut dilakukan untuk menghambat laju api agar tidak semakin mendekati bangunan permukiman.

Petugas Pemadam Kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun kemudian diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Terdapat dua area yang terbakar. Area pertama merupakan lahan bekas pertanian di bagian timur, sedangkan area lainnya berupa semak dan lahan yang ditumbuhi pohon jati di bagian barat.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, tiga unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit bantuan dari BPBD Kabupaten Madiun dikerahkan ke lokasi.

Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun, Imam Nurwedi, mengatakan proses pemadaman membutuhkan waktu beberapa jam hingga kobaran api berhasil dikendalikan.

“Kebakaran terjadi di dua area, yakni lahan bekas pertanian dan area semak yang terdapat tanaman jati. Karena kondisi lahan kering dan angin cukup kencang, api cepat merambat. Kami mengerahkan tiga unit mobil pemadam dan mendapat bantuan dari BPBD untuk mempercepat proses pemadaman,” ujar Imam.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Petugas memastikan api berhasil dikendalikan sehingga tidak sampai merembet ke bangunan permukiman warga.

Di tengah kondisi musim kemarau yang disertai angin kencang, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan.

Warga juga diminta tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan. Jika terpaksa melakukan pembakaran, api harus terus diawasi hingga benar-benar padam untuk mencegah bara api terbawa angin dan memicu kebakaran lahan.

Share
Tutup