Sepekan Karhutla Gunung Butak Belum Padam, Akses Warga Terputus

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Butak, Kabupaten Ngawi, telah berlangsung selama sepekan dan belum sepenuhnya padam. Api bahkan mulai mendekati permukiman warga, sementara akses jalan penghubung Desa Sine menuju Desa Sumbersari, Kecamatan Sine, terganggu akibat sejumlah pohon pinus tumbang.

Kondisi tersebut membuat warga khawatir. Di tengah kepungan api dan asap, sebagian warga berupaya menghalau kobaran api menggunakan peralatan seadanya agar tidak semakin mendekati permukiman.

Kebakaran terjadi di Petak 2A1, 2A2, dan 2B yang masuk wilayah RPH Salam, BKPH Lawu Utara, KPH Lawu dan sekitarnya. Luas kawasan hutan yang terbakar diperkirakan telah mencapai lebih dari 60 hektare.

Untuk membantu penanganan, Pemerintah Kabupaten Ngawi mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Petugas berupaya melakukan pemadaman pada titik-titik api yang mulai mendekati permukiman warga di Desa Sumbersari.

Namun, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Angin kencang membuat api mudah menjalar, sementara pohon-pohon pinus yang terbakar juga rawan tumbang dan membahayakan petugas maupun warga.

Sejumlah pohon yang dinilai membahayakan bahkan terpaksa ditebang petugas. Langkah tersebut dilakukan untuk membuka akses menuju lokasi kebakaran sekaligus mengurangi risiko pohon tumbang selama proses pemadaman.

Warga berharap penanganan kebakaran dapat segera dilakukan secara maksimal karena selain mengancam permukiman, kondisi tersebut juga mengganggu aktivitas masyarakat akibat akses jalan yang terputus.

Camat Sine Agus Dwi Narimo mengatakan, penanganan terus dilakukan bersama tim gabungan dengan mempertimbangkan kondisi medan dan keselamatan petugas. Sementara itu, petugas Damkar Kabupaten Ngawi Wahyu Ageng Wibowo menyebut pembukaan akses menjadi bagian penting agar petugas dapat menjangkau titik api.

Hingga kini, pemadaman masih terus dilakukan. Jalan penghubung Desa Sine dan Desa Sumbersari belum dapat dilalui kendaraan karena tertutup sejumlah pohon pinus yang tumbang.

Petugas masih berupaya memadamkan titik-titik api sekaligus membuka kembali akses jalan agar dapat digunakan warga.

Share
Tutup