Karhutla Gunung Butak Padam, Luas Lahan Terbakar Capai 60 Hektare
NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Butak, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, berhasil dipadamkan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi mencatat luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 60 hektare, meliputi kawasan hutan lindung dan hutan produksi.
Kebakaran melanda petak 2A1, 2A2, dan 2B di kawasan RPH Salam, BKPH Lawu Utara, KPH Lawu DS, yang berada di wilayah Desa Kuniran dan Desa Sumbersari, Kecamatan Sine.
Kepala Pelaksana BPBD Ngawi, Prila Yuda Putra, mengatakan api sempat mendekati permukiman penduduk dan jalan desa. Kondisi tersebut membuat petugas gabungan harus melakukan pemadaman secara langsung untuk mencegah api meluas dan membahayakan masyarakat.
“Luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 60 hektare, terdiri atas kawasan hutan lindung dan hutan produksi. Saat kebakaran berlangsung, titik api sempat mendekati permukiman dan jalan desa,” ujar Prila.
Setelah api berhasil dipadamkan, BPBD Ngawi terus berkoordinasi dengan Perum Perhutani untuk memantau kondisi kawasan hutan. Langkah antisipasi juga dilakukan guna mengurangi risiko kebakaran susulan dan menjaga keselamatan warga di sekitar lokasi.
Upaya tersebut di antaranya melalui pembuatan ilaran atau jalur pembatas bakar serta pemotongan pohon yang berada di dekat jalan dan berpotensi membahayakan masyarakat.
Sementara itu, penyebab kebakaran hutan dan lahan di Gunung Butak hingga kini belum diketahui. Penyelidikan masih dilakukan oleh pihak terkait untuk mengetahui penyebab munculnya api.






