MAGETAN – Aksi pencurian fasilitas umum kembali terjadi di Kabupaten Magetan. Sejumlah besi penutup saluran air di Kecamatan Ngariboyo dilaporkan hilang diduga dicuri oleh pihak tidak bertanggung jawab. Peristiwa ini pun memicu keprihatinan sekaligus kemarahan pemerintah daerah.
Pencurian tersebut terjadi di depan SMP Negeri 1 Ngariboyo, lokasi yang setiap hari dilalui pelajar dan masyarakat. Berdasarkan data yang diterima, sedikitnya empat besi penutup saluran air hilang di dua titik berbeda.
Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, mengaku geram atas kejadian tersebut. Terlebih, pencurian terjadi tak lama setelah petugas melakukan pembersihan saluran air yang sebelumnya sempat tersumbat hingga menyebabkan genangan dan banjir saat hujan.
Setelah dibersihkan, aliran air kembali lancar dan kondisi lingkungan membaik. Namun saat dilakukan pengecekan ulang, petugas justru menemukan sejumlah penutup saluran telah hilang.
Menurutnya, meski nilai kerugian materi tidak terlalu besar, tindakan tersebut tetap tidak bisa ditoleransi. Selain merugikan pemerintah daerah, hilangnya penutup saluran juga sangat membahayakan keselamatan masyarakat.
Kondisi saluran tanpa penutup berisiko menyebabkan kecelakaan, baik bagi pejalan kaki maupun pengendara, terlebih lokasinya berada di depan sekolah yang ramai aktivitas setiap hari.
Menyikapi kejadian ini, Pemerintah Kabupaten Magetan berencana melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwajib agar pelaku dapat segera diungkap dan diberi efek jera. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas publik serta melaporkan jika menemukan aksi pencurian atau perusakan.










