Libur Sekolah Diharapkan Dongkrak PAD Pariwisata Magetan

MAGETAN – Pemerintah Kabupaten Magetan memanfaatkan momentum libur sekolah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Meski hingga pertengahan Juni 2026 realisasi PAD baru menembus lebih dari Rp8 miliar, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan tetap optimistis target tahunan sebesar Rp23,4 miliar dapat tercapai.

Hingga pertengahan Juni, sektor pariwisata Magetan telah menyumbang PAD lebih dari Rp8 miliar. Capaian tersebut masih berada di bawah target tahunan, namun pemerintah daerah meyakini peningkatan jumlah wisatawan selama masa libur sekolah akan mendongkrak pendapatan secara signifikan.

Destinasi wisata andalan, yaitu Telaga Sarangan, masih menjadi penyumbang terbesar PAD sektor pariwisata. Selain itu, kontribusi juga berasal dari Telaga Wahyu dan sejumlah destinasi wisata lain yang dikelola pemerintah maupun masyarakat.

Untuk menarik lebih banyak wisatawan, Disbudpar Magetan melakukan berbagai upaya promosi melalui media sosial, bekerja sama dengan pelaku usaha wisata, serta mengenalkan destinasi alternatif agar kunjungan tidak hanya terpusat di Sarangan.

Beberapa objek wisata yang terus dipromosikan antara lain Mojosemi Forest Park, Taman Ria Maospati, Lembah Srimpi, Sgodean, serta berbagai desa wisata yang tersebar di Kabupaten Magetan.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disbudpar Magetan, Yosef Cahyo Wibawanto, mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan daya tarik wisata melalui promosi dan penyelenggaraan berbagai kegiatan pendukung selama musim liburan.

Selain promosi, pemerintah daerah juga menambah atraksi dan pertunjukan seni di kawasan Telaga Sarangan guna memberikan pengalaman lebih bagi wisatawan dan meningkatkan lama tinggal pengunjung di Magetan.

Pemerintah juga mengingatkan seluruh pelaku usaha wisata agar menjaga kualitas pelayanan dan menghindari praktik getok harga. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan wisatawan sekaligus memperkuat citra positif pariwisata Magetan di tengah persaingan destinasi wisata di Jawa Timur.

Share
Tutup