Waspadai PMK dan Demam Tiga Hari, Hewan Kurban Diperiksa Ketat
KABUPATEN MADIUN – Pengawasan kesehatan hewan kurban di Kabupaten Madiun semakin diperketat seiring kondisi musim pancaroba. Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan turun langsung ke pasar hewan untuk mengantisipasi potensi penyebaran penyakit menular.
Pemeriksaan dilakukan di sejumlah pasar hewan, salah satunya di Pasar Kambing Basekan, Kecamatan Dagangan, Kamis pagi. Petugas memeriksa kondisi hewan kurban untuk memastikan dalam keadaan sehat dan layak dikurbankan.
Pemeriksaan meliputi kondisi gigi, mata, fisik, kaki, hingga kelengkapan dokumen kesehatan hewan. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit menular pada ternak yang diperjualbelikan.
Di tengah musim pancaroba, peternak diminta mewaspadai sejumlah penyakit yang rentan menyerang ternak, seperti demam tiga hari, batuk pilek, penyakit mata, hingga Penyakit Mulut dan Kuku.
Petugas teknis lapangan DKPP Kabupaten Madiun, drh. Yoga Adi Tamma, menyebut hingga saat ini kondisi hewan kurban di wilayah Madiun masih relatif aman.
“Untuk saat ini kondisi hewan kurban masih aman, belum ditemukan kasus yang signifikan. Namun kami tetap melakukan pemeriksaan secara ketat untuk mengantisipasi penyebaran penyakit,” ujarnya.
Sebagai langkah pencegahan, peternak diimbau rutin merawat ternak dengan pemberian vitamin, jamu herbal, serta menjaga kebersihan kandang.
Tidak hanya kambing, perawatan intensif juga dilakukan pada sapi agar seluruh hewan kurban tetap sehat dan memenuhi syarat menjelang Hari Raya Iduladha.






