Musim Hajatan Dongkrak Penjualan Daging Sapi Pasca Iduladha
MAGETAN – Permintaan daging sapi di Kabupaten Magetan mengalami peningkatan pasca Hari Raya Iduladha. Namun, kenaikan tersebut bukan berasal dari konsumsi rumah tangga, melainkan didorong maraknya hajatan masyarakat yang digelar dalam beberapa pekan terakhir.
Kondisi ini menjadi angin segar bagi para pedagang daging sapi yang sebelumnya sempat mengalami penurunan penjualan setelah momen Iduladha berakhir.
Ramainya musim hajatan membawa berkah tersendiri bagi para pedagang daging sapi. Dalam beberapa minggu terakhir, permintaan daging meningkat dibandingkan hari-hari biasa. Kebutuhan terbesar berasal dari berbagai acara seperti pernikahan, khitanan, hingga syukuran yang banyak digelar masyarakat.
Menurut para pedagang, kondisi tahun ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Setelah Iduladha, jumlah hajatan yang digelar masyarakat relatif lebih banyak sehingga permintaan daging sapi tetap terjaga. Sebaliknya, pada tahun lalu penjualan cenderung menurun karena minimnya kegiatan hajatan.
Meski harga daging sapi mengalami kenaikan, permintaan tetap tinggi. Saat ini harga daging sapi berada di kisaran Rp150 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya sekitar Rp130 ribu per kilogram. Kenaikan harga tersebut telah terjadi sejak bulan Ramadan dan masih bertahan hingga sekarang.
Suwarni Asih, salah satu pedagang daging sapi di Magetan, mengatakan peningkatan permintaan cukup signifikan. Jika pada hari biasa penjualan hanya setara satu ekor sapi berukuran kecil per hari, kini jumlahnya bisa mencapai setara dua ekor sapi kecil atau satu ekor sapi berukuran besar setiap hari.
Meski demikian, para pedagang memperkirakan peningkatan permintaan ini hanya bersifat sementara. Memasuki bulan Suro, jumlah hajatan biasanya mulai berkurang sehingga kebutuhan daging sapi diprediksi kembali normal.
Para pedagang berharap tidak hanya hajatan yang menjadi penopang pasar, tetapi juga konsumsi rumah tangga dapat kembali meningkat agar penjualan daging sapi tetap stabil setelah musim hajatan berakhir.






