Data Pemerintah Sempat Terancam, Pemkab Pastikan Layanan Tetap Berjalan

MAGETAN – Pemerintah Kabupaten Magetan memastikan pelayanan administrasi pemerintahan tetap berjalan normal pasca kasus pencurian tujuh laptop di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Magetan. Meski sempat muncul kekhawatiran terkait hilangnya data penting pemerintahan, sebagian besar data berhasil dipulihkan karena telah tersimpan dalam sistem cadangan.

Pasca pembobolan ruang Bagian Hukum dan Organisasi Setdakab Magetan yang mengakibatkan hilangnya tujuh unit laptop, pemerintah daerah langsung melakukan penelusuran terhadap seluruh data yang tersimpan di perangkat tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dokumen dan data pemerintahan yang berpotensi terdampak akibat insiden pencurian.

Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan, Welly Kristanto, mengatakan sebagian besar data penting berhasil ditemukan kembali karena telah tersimpan di komputer lain maupun sistem backup yang dimiliki masing-masing unit kerja. Dengan kondisi tersebut, pelayanan publik dan administrasi pemerintahan tetap dapat berjalan tanpa gangguan yang berarti.

Insiden ini menjadi bahan evaluasi bagi Pemkab Magetan untuk memperkuat sistem keamanan perkantoran. Sejumlah langkah pembenahan dilakukan, mulai dari penataan ulang posisi CCTV dan monitor pemantau hingga penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan, termasuk mekanisme penguncian ruangan dan penyerahan kunci kepada petugas jaga.

Sementara itu, pengadaan laptop pengganti akan disesuaikan dengan mekanisme penganggaran pada periode berikutnya. Adapun terkait dua laptop yang disebut sebagai milik pribadi pegawai, Pemkab Magetan masih berkoordinasi dengan kepala bagian terkait untuk menentukan langkah penyelesaiannya. Hingga kini, kasus pencurian tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Share
Tutup