Kota Madiun Gencarkan Gerakan Pilah Sampah, Antisipasi Penuhnya TPA Winongo
Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai menggencarkan program pilah sampah dari rumah sebagai langkah mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo. Program tersebut diperkuat dengan pembentukan relawan Pendekar Hijau yang akan mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sampah di tingkat lingkungan.
Langkah ini diambil karena kapasitas TPA Winongo diperkirakan hanya mampu menampung sampah hingga sekitar satu tahun ke depan. Selain menyiapkan rencana perluasan lahan TPA, pemerintah memilih melakukan penanganan dari hulu dengan membiasakan masyarakat memilah sampah sejak dari rumah.
Relawan Pendekar Hijau akan ditempatkan di setiap kelurahan dengan melibatkan unsur Program Kampung Iklim (Proklim) serta pengelola bank sampah. Sebanyak 170 relawan akan mendampingi sekitar 1.030 RT di seluruh Kota Madiun.
Para relawan bertugas membantu ketua RT memberikan edukasi kepada warga mengenai pengelolaan sampah, mengaktifkan kembali Program Kampung Iklim, serta mengembangkan bank sampah di lingkungan masing-masing. Pemerintah berharap keterlibatan masyarakat dapat mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA.
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengatakan program ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk membangun budaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus memperpanjang usia operasional TPA Winongo.
Selain sosialisasi, masyarakat juga akan diberikan edukasi mengenai pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu agar dapat dikelola sesuai jenisnya. Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Kota Madiun mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 juta bagi setiap RT yang difokuskan pada pengelolaan sampah, terutama pengolahan sampah organik melalui penyediaan sarana seperti Lubang Sampah Organik (LSO).
Melalui gerakan pilah sampah dari rumah dan pendampingan oleh relawan Pendekar Hijau, Pemerintah Kota Madiun berharap pengelolaan sampah dapat dilakukan secara lebih efektif sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.






