Kejar Target Penemuan TBC, Pemkab Magetan Kerahkan Rontgen Portabel Keliling
Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus mengintensifkan upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan mempercepat penemuan kasus di masyarakat. Melalui Dinas Kesehatan, berbagai langkah dilakukan agar pasien dapat segera memperoleh pengobatan sehingga rantai penularan penyakit dapat diputus.
Pada 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan menargetkan penemuan 1.878 kasus TBC. Namun hingga saat ini, baru 580 kasus yang berhasil ditemukan dan ditangani atau sekitar 31 persen dari target.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, Rohmat Hidayat, mengatakan percepatan penemuan kasus menjadi salah satu strategi utama dalam pengendalian TBC. Semakin cepat pasien teridentifikasi, semakin cepat pula pengobatan dapat diberikan sehingga risiko penularan kepada orang lain dapat ditekan.
“Kami terus mengoptimalkan penemuan kasus secara aktif agar penderita TBC dapat segera terdiagnosis dan menjalani pengobatan. Langkah ini menjadi bagian penting untuk memutus rantai penularan di masyarakat,” ujar Rohmat Hidayat.
Untuk mengejar target tersebut, Dinas Kesehatan menjalankan program Active Case Finding (ACF) TBC yang diintegrasikan dengan Program Cek Kesehatan Gratis dari Kementerian Kesehatan. Dalam pelaksanaannya, pemerintah memanfaatkan satu unit rontgen portabel yang dijadwalkan berkeliling ke sejumlah puskesmas di Kabupaten Magetan guna melakukan skrining TBC.
Bupati Magetan, Nanik Sumantri, menyatakan Pemerintah Kabupaten Magetan berkomitmen mendukung percepatan eliminasi TBC melalui penguatan layanan kesehatan dan kolaborasi lintas sektor.
“Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat upaya penanganan TBC melalui deteksi dini dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, semakin banyak kasus yang ditemukan lebih awal sehingga penanganannya lebih optimal,” kata Nanik Sumantri.
Dalam pelaksanaannya, Pemkab Magetan juga menggandeng sejumlah mitra, di antaranya RSUD dr. Sayidiman Magetan, Rumah Sakit DKT Dungus, dan STPI untuk memperluas jangkauan skrining serta mempercepat penemuan kasus di masyarakat.
Pemerintah mengimbau masyarakat yang mengalami batuk berkepanjangan, terutama lebih dari dua minggu, atau memiliki riwayat kontak erat dengan pasien TBC agar segera memeriksakan diri di fasilitas pelayanan kesehatan. Pemeriksaan juga dapat dilakukan melalui layanan rontgen portabel yang telah disiapkan.
Dengan penemuan kasus secara aktif, Pemerintah Kabupaten Magetan berharap target pengendalian hingga eliminasi TBC dapat tercapai, sekaligus menekan angka penularan penyakit di wilayah tersebut.
Reporter: Ramdhan Rio






