Ditinggal Memasak, Dapur dan Kandang Warga di Magetan Terbakar, Tujuh Ekor Kambing Mati
Magetan – Kebakaran menghanguskan dapur dan kandang kambing milik warga di Desa Jomblang, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, Jumat (24/7/2026) siang. Peristiwa tersebut diduga dipicu api dari tungku masak tradisional yang masih menyala saat ditinggal pemilik rumah. Akibat kejadian itu, tujuh ekor kambing mati terbakar dengan total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp27 juta.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.45 WIB. Api pertama kali diketahui muncul dari dapur rumah yang masih menggunakan tungku kayu untuk memasak.
Berdasarkan dugaan sementara, bara api dari tungku yang digunakan untuk memasak nasi membesar setelah ditinggal pemilik rumah. Api kemudian dengan cepat merambat ke bangunan dapur dan kandang kambing yang berada tepat di sampingnya.
Mengetahui kebakaran tersebut, pemilik rumah bersama warga sekitar berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api yang terus membesar membuat upaya tersebut tidak berhasil sehingga petugas pemadam kebakaran segera dipanggil ke lokasi.
Dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menangani peristiwa tersebut. Setelah melakukan pemadaman selama kurang lebih 15 menit, petugas berhasil mengendalikan api sehingga tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Pemilik rumah, Suyono Edi Sucipto, mengaku api diduga berasal dari tungku yang masih menyala saat digunakan memasak nasi sebelum ditinggalkan. Kobaran api kemudian membesar dan dengan cepat membakar dapur serta kandang kambing.
“Api diduga berasal dari tungku yang masih menyala saat digunakan memasak. Tidak lama kemudian api membesar dan merambat ke kandang kambing di samping dapur,” ujarnya.
Petugas Pemadam Kebakaran Magetan, Dovi Saputra, mengatakan proses pemadaman berlangsung relatif cepat berkat respons petugas dan bantuan warga sekitar.
“Dua armada kami kerahkan ke lokasi. Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 15 menit sehingga tidak meluas ke bangunan lain,” katanya.
Akibat kebakaran tersebut, tujuh ekor kambing dilaporkan mati terbakar. Sementara enam ekor kambing berhasil diselamatkan dan tiga ekor lainnya sempat lepas dari kandang saat kebakaran terjadi.
Selain menghanguskan dapur dan kandang, kebakaran juga menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai sekitar Rp27 juta.
Petugas mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan tungku maupun peralatan memasak dalam kondisi masih menyala, terutama saat musim kemarau, karena berpotensi memicu kebakaran yang cepat merambat ke bangunan maupun material yang mudah terbakar.






