Musim Kemarau, Petani Madiun Perketat Pengendalian Hama Wereng

Kabupaten Madiun – Memasuki musim kemarau, petani padi di Kabupaten Madiun meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan hama wereng cokelat yang masih mengancam tanaman padi. Berbagai langkah pengendalian dilakukan untuk mencegah kerusakan tanaman dan menghindari gagal panen.

Salah satu petani yang terdampak adalah Sutilan, warga Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Ia mengaku sekitar seperempat tanaman padi di lahan seluas dua petak miliknya terserang hama wereng cokelat. Serangan tersebut ditandai dengan daun padi yang menguning hingga mulai mengering akibat kerusakan pada bagian pangkal batang.

Untuk mengendalikan penyebaran hama, Sutilan menerapkan sistem pengairan berselang dengan mengeringkan sawah selama beberapa hari. Cara tersebut dilakukan untuk memutus siklus hidup wereng sehingga populasinya tidak terus berkembang.

Selain itu, penyemprotan pestisida dilakukan secara rutin setiap lima hari sekali. Langkah tersebut dinilai efektif untuk menekan populasi hama sekaligus melindungi tanaman yang belum terserang.

Sutilan mengatakan pengendalian harus dilakukan sedini mungkin karena hama wereng dapat menyebar dengan cepat dan menyebabkan kerusakan yang cukup luas apabila tidak segera ditangani.

Setelah beberapa kali melakukan penyemprotan, kondisi tanaman padi mulai menunjukkan perbaikan. Gejala serangan wereng berangsur berkurang dan tanaman kembali tumbuh dengan lebih baik.

Para petani berharap upaya pengendalian yang dilakukan secara rutin dapat menjaga produktivitas tanaman hingga masa panen, sehingga hasil panen tetap optimal meski menghadapi ancaman hama di musim kemarau.

Share
Tutup